Showing posts with label tingkat dasar. Show all posts
Showing posts with label tingkat dasar. Show all posts

Wednesday, January 21, 2015

Tag em HTML

Tag <em> digunakan untuk menandai penekanan kata dalam kalimat. Dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia penekanan kata bertujuan untuk memberi tahu pembaca bahwa kata-kata itu perlu diperhatikan sehingga pembaca mudah memahami. Tag <em> menghasilkan tulisan miring.

Contoh: em.html

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Contoh tag em download</title>
        </head>
    <body>
        Anisah sangat cantik, <em>apalagi</em> saat ia mengenakan hijab.
        <br />
        Anak itu hidupnya sangat <em>sederhana</em> padahal orang tuanya <em>kaya raya</em>.
    </body>
</html>


Output:

Tampilan di Firefox.
<i> vs <em>
Tag <i> dan <em> secara hasil visual terlihat sama, yaitu menampilkan tulisan miring. Tetapi berdasrkan makna berbeda. Tag <em> lebih kepada penekanan kata tetapi tag <i> tidak memperhatikan penekanan kata seperti hanya menandai kata asing, nama buku, judul film.

Referensi tulisan:
  1. <em>; ditulis oleh: Kontributor MDN, developer.mozilla.org, diakses 22 Januari 2015.
    About MDN by Mozilla Contributors is licensed under CC-BY-SA 2.5.
  2. Penekanan Pada Kalimat Efektif; ditulis oleh: Fauziah Husnaa, fa-husnaa.blogspot.com, diakses 22 Januari 2015.

Monday, January 19, 2015

Tag br HTML

Tag <br> atau breakline digunakan untuk baris baru. Tag <br> menampilkan hasil yang sama apakah pakai penutup atau tidak, <br> sama dengan <br />. Jika membuat tulisan per paragraf maka Anda bisa menggunakan tag <p> saja, karena setiap tag <p>...</p> membentuk jarak (vertikal). Namun, jika tetap menggunakan tag <br> maka gunakan 2 sekaligus (2 tag <br> setara 1 tag <p>).

Contoh tag <br>: br.html

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Contoh tag br download</title>
        </head>
    <body>
    Bob Sadino: Wirausaha itu bukan diperbincangkan,<br />
    tetapi langsung dipraktekkan.
  
    <p>Tag p digunakan untuk membuat paragraf. Setiap paragraf
    mempunyai beberapa kalimat. Setiap kalimat mempunyai beberapa
    kata. Satu paragraf membentuk satu opini atau lebih.
    </p>
    </body>
</html>


Output:
Output br dan tag p.
Penulisan kode html apakah sebaris atau tidak, tidak mempengaruhi hasil tampilan di browser.

    Bob Sadino: Wirausaha itu bukan diperbincangkan,<br />
    tetapi langsung dipraktekkan.


Akan sama hasilnya dengan:

    Bob Sadino: Wirausaha itu bukan diperbincangkan,<br /> tetapi langsung dipraktekkan.

Namun untuk mempermudah pemahaman maka kode html diketik per satu kode dalam satu baris.

Sunday, January 4, 2015

Tag textarea HTML5

Tag <textarea> digunakan untuk menampung teks multi baris. Pada HTML5 <textarea> ditambahkan fitur-fitur di antaranya autofocus, maxlength dan minlength. Fitur-fitur ini membuat texarea tak hanya berfungsi sebagai media penampung teks saja tetapi sudah lebih interaktif.

Atribut dasar <textarea> adalah:

cols: lebar rata-rata karakter di dalam textarea, diisi dengan nilai integer. Nilai defaultnya 20.
rows: tinggi rata-rata karakter di dalam textarea.
name: nama variabel textarea.
disabled: textarea dinonaktifkan.
readonly: teks yang ada di dalam textarea tidak dapat diedit, hanya ditampilkan saja.

Contoh: textarea.html dengan name=deskripsi, cols=22, rows=10 dan disertai teks (bawaan), bisanya kosong.

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Contoh tag textarea html</title>
            <style type="text/css">
            </style>
        </head>
    <body>
        <textarea name="deskripsi" cols="22" rows="10">Ini teks di dalam textarea, jika tidak ada ini dikosongkan.</textarea>
    </body>
</html>


Output:

Output di Firefox.
Contoh 2: textarea2.html dengan atribut readonly.

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Contoh tag textarea html</title>
            <style type="text/css">
            </style>
        </head>
    <body>
        <textarea name="deskripsi" cols="22" rows="10" readonly>Ini teks di dalam textarea, jika tidak ada ini dikosongkan.</textarea>
    </body>
</html>


Untuk properti disabled sama seperti contoh di atas ganti readonly dengan disabled.

Textarea HTML5
Beberapa atribut textarea pada HTML5 adalah:

autofocus: posisi kursor fokus pada textarea padanya.
maxlength: membatasi (jumlah) karakter maksimal pada textarea, diisi dengan angka bulat (integer).
minlength: membatasi (jumlah) karakter minimal pada textarea,diisi dengan angka bulat (integer).
required: mengharuskan textarea harus diisi, tidak boleh kosong. Jika kosong timbul warna latar merah jambu sebagai tanda peringatan harus diisi.
placeholder: teks penanda sebagai informasi pengisian textarea. Teks placeholder akan hilang ketika user mengisi (mengetik) teks di textarea.

Catatan: atribut-atribut di atas tidak harus semua dideklarasikan, sesuaikan dengan kebutuhan saja.

Contoh: textarea3.html dengan atribut autofocus, minlength dan required.

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Contoh tag textarea html</title>
            <style type="text/css">
            </style>
        </head>
    <body>
        <textarea name="deskripsi" cols="22" rows="10">Ini teks di dalam textarea, jika tidak ada ini dikosongkan.</textarea>
        <textarea name="deskripsi" cols="22" rows="10" maxlength="200" autofocus required>Ini teks di dalam textarea kedua.</textarea>
    </body>
</html>


Untuk atribut minlength sama dengan maxlength, bila perlu tinggal ganti maxlength dengan minlength.

Contoh textarea4.html dengan atribut placeholder dengan pesan: "Isi dengan data sebenarnya" yang mengharuskan user mengisi dengan data valid (tidak asal isi).

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Contoh tag textarea html</title>
            <style type="text/css">
            </style>
        </head>
    <body>
        <textarea name="deskripsi" cols="22" rows="10" maxlength="200" placeholder="Isi dengan data sebenarnya" required></textarea>
    </body>
</html>


Selesai. Selamat mencoba!

Referensi tulisan:
  1. textarea; ditulis oleh: Kontributor MDN, developer.mozilla.org, diakses 04 Januari 2015.
    About MDN by Mozilla Contributors is licensed under CC-BY-SA 2.5.

Thursday, December 25, 2014

Tag strong HTML

Tag <strong> digunakan untuk menandai teks yang dianggap penting dan biasanya ditampilkan dalam huruf tebal.

Contoh: strong.html

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Contoh tag strong html</title>
        </head>
    <body>
        <p>Yang terpenting bukanlah engaku pintar atau tidak,
        tetapi yang penting adalah engkau <strong>berusaha dan tidak menyerah</strong>.
        Karena banyak orang yang pintar saja tetapi tak cukup sukses.
    </body>
</html>

Output:
Output tag strong di Firefox.
Jika Anda berpikir, tag <strong> dan <b> sama-sama menghasilkan efek huruf tebal, lalu mengapa ada 2 (tag strong dan b)? Menurut penulis kesimpulannya adalah tag <strong> digunakan untuk kata-kata yang sifatnya penting untuk diperhatikan dalam sebuah kalimat atau paragraf.

Namun tag <b> tidak harus seperti itu, Anda bisa saja memberikan tag <b> pada nama produk dalam sebuah riview atau pada kata kunci pada halaman abstrak atau teks lain yang mana pembaca tidak harus memfokuskan perhatian terhadap teks itu.

Referensi tulisan:
  1. <strong>; ditulis oleh: Kontributor MDN, developer.mozilla.org, diakses 25 Desember 2014.
  2. HTML/Elements/b; ditulis oleh: Kontributor W3, w3.org, diakses 25 Desember 2014.
    About MDN by Mozilla Contributors is licensed under CC-BY-SA 2.5.

Thursday, December 4, 2014

Tag pre HTML

Tag <pre> digunakan untuk menampilkan teks apa adanya, artinya teks yang diapitnya yang diketik di editor (contoh Notepad++) ditampilkan persis sama di browser. Spasi kosong dan baris baru pun dianggap sebagai pemformatan.
Contoh: pre.html

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Contoh tag pre</title>
        </head>
    <body>
        <pre>
            Teks ini   akan ditampilkan di browser
            seperti ini juga.
               Oke!
        </pre>

    </body>
</html>


Output:
Tampilan tag pre di Firefox.
Tag pre juga sangat membantu ketika menuliskan kode di browser; misalnya kode css. Seperti diketahui, agar kode css mudah dibaca maka baris-baris kode ditulis menjorok ke dalam untuk menandakan satu blok.
Contoh: pre2.html

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Contoh tag pre</title>
        </head>
    <body>
        <pre>
            p{
                font-size:12px;
            }
           
            body{
                margin:0 auto;
                width: 900px;
            }
        </pre>

    </body>
</html>


Output:
Pemformatan persis seperti saat ditulis di editor.
Referensi tulisan:
  1. <pre>; ditulis oleh: Kontributor MDN, developer.mozilla.org, diakses 04 Desember 2014.
    About MDN by Mozilla Contributors is licensed under CC-BY-SA 2.5.

Sunday, November 23, 2014

Tag noscript HTML

Tag <noscript> digunakan untuk mendeteksi dukungan browser terhadap javascript. Javascript merupakan bahasa pemrograman web yang membuat halaman web lebih interaktif.

Browser tidak mendukung javascript karena dua kondisi; pertama, karena pengguna menonaktifkan dukungan javascript di browser, kedua browser itu sendiri memang tidak mendukung javascript.

Penulisan tag <noscript>:
- Sintax: <noscript>...</noscript>
- Tanda titik-titik diganti dengan teks (informasi), link, gambar atau lainnya yang memberitahu pengunjung web bahwa browser yang digunakannya tidak mendukung javascript.

Contoh:
noscript.html

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Tag noscript html</title>
        </head>
    <body>
        <noscript>Maaf, mohon aktifkan javascript di browser Anda.</noscript>
        <p>Ini teks lain...</p>
    </body>
</html>


Output jika browser mendukung java script:

Namun jika browser tidak mendukung java script:

Selamat mencoba!

^ Baca juga: Tag optgroup HTML.

Referensi tulisan:
  1. <noscript>; ditulis oleh: Kontributor MDN, developer.mozilla.org, diakses 24 Nopember 2014.
    About MDN by Mozilla Contributors is licensed under CC-BY-SA 2.5.

Sunday, November 16, 2014

Tag mark HTML

Tag <mark> digunakan untuk menandai teks di halaman web. Teks yang ditandai berarti penting dan memudahkan melihatnya di antara teks lain.

Contoh mark di dalam bentuk benda adalah menandai teks dalam bacaan dengan Stabilo. Kata atau kalimat yang ditandai menandakan penting dan jika telah ditandai, tidak sulit mencarinya di lain waktu.

Teks yang ada di dalam tag mark ditampilkan dalam warna latar kuning. Jika ingin menukar warnanya, sesuaikan dengan css.

Tag mark memiliki pembuka dan penutup. <mark> dan </mark>.

Contoh: mark.html

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Tag mark html</title>
        </head>
    <body>
    <p>Apa yang dicita-citakan langsung dipraktekkan,
    bukan sekedar dibayangkan. Tak masalah prosesnya sedikit lambat
    karena ada prioritas lain yang lebih penting. <mark>Jalanin aja..</mark>
    </body>
</html>


Output:
Teks jalanin aja di mark.
Untuk mengganti warna latar mark, berikut contohnya dengan menyesuaikan warna di css: mark2.html

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Tag mark html</title>
            <style type="text/css">
            mark{background-color:#C3ED43;}
            </style>
        </head>
    <body>
    <p>Apa yang dicita-citakan langsung dipraktekkan,
    bukan sekedar dibayangkan. Tak masalah prosesnya sedikit lambat
    karena ada prioritas lain yang lebih penting. <mark>Jalanin aja..</mark>
    </body>
</html>


Output:
Warna latar menjadi hijau.
^ Baca juga: Tag meter HTML.

Referensi tulisan:
  1. <mark>; ditulis oleh: Kontributor MDN, developer.mozilla.org, diakses 16 Nopember 2014.
    About MDN by Mozilla Contributors is licensed under CC-BY-SA 2.5.

Friday, November 7, 2014

Tag kbd HTML

Tag kbd (keyboard) merupakan HTML elemen input dalam inline untuk menuliskan perintah keyboard yang ditampilkan dalam font (jenis huruf) monospace.

Inline artinya teks ditampilkan tetap satu baris dengan teks sebelumnya.

Contoh perintah keyboard adalah Ctrl+S untuk menyimpan, Ctrl+V untuk menempel, Ctrl+C untuk menggandakan.

Untuk membedakan jenis huruf dari beberapa perintah keyboard ini maka dianjurkan diletakkan dalam tag <kbd>.

Contoh: kbd.html

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Tag kbd HTML</title>
        </head>
    <body>
        <p>Untuk menyimpan dokumen gunakan perintah <kbd>Ctrl+S</kbd> <br />
        Untuk menempel dokumen gunakan perintah <kbd>Ctrl+V</kbd> <br />
        Untuk memindahkan dokumen gunakan perintah <kbd>Ctrl+X</kbd> <br />
        Untuk menggandakan dokumen gunakan perintah <kbd>Ctrl+C</kbd> <br />
        Untuk membuka dokumen gunakan perintah <kbd>Ctrl+O</kbd>
        </p>

    </body>
</html>


Output:

Hasil tampilan di browser.
^Baca juga: Tips: Mengecek tag penutup berlebih.

Referensi tulisan:
  1. <kbd>; ditulis oleh: Kontributor MDN, developer.mozilla.org, diakses 08 Nopember 2014.
    About MDN by Mozilla Contributors is licensed under CC-BY-SA 2.5.

Tuesday, November 4, 2014

Tag ins HTML

Tag <ins> digunakan untuk menginformasikan bahwa suatu data telah ditambahkan ke dokumen. Teks yang berada di dalam tag ins otomatis ditampilkan dengan garis bawah. Tag ins diawali tag pembuka (<ins>) dan tag penutup (</ins>).

Contoh: ins.html

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Tag ins HTML</title>
        </head>
    <body>
        <ins>Sukses, teks telah ditambahkan.</ins>
    </body>
</html>


Output:

Tag ins mempunyai dua atribut:
- cite: Atribut cite berisi url (link) yang menginformasikan alasan penambahan teks. Penulisan: <ins cite="url.html">Sukses, teks telah ditambahkan</ins>. url html diganti dengan url sebenarnya.
- datetime: Atribut datetime berisi informasi waktu kapan teks ditambahkan. Contohnya bisa dilihat di sini.

^Baca juga: Tak kbd HTML.

Referensi tulisan:
  1. <ins>; ditulis oleh: Kontributor MDN, developer.mozilla.org, diakses 04 Nopember 2014.
    About MDN by Mozilla Contributors is licensed under CC-BY-SA 2.5.

Tuesday, October 7, 2014

Tag code HTML

Tag <code> merupakan tag khusus untuk penempatan kode program atau sejenis yang mirip dengannya di halaman web, misalnya html, javascript, php, mysql dan lainnya. Teks yang berada di dalam tag code otomatis ditampilan dengan font monoscpace, font yang identik dengan kode program. Meskipun tidak ada kewajiban setiap kode harus diberada di dalam tag code, tetapi dengan tag code mampu membedakan tampilan mana yang teks dan mana yang kode dalam suatu artikel.

Tag code diawali pembuka (<code>) dan penutup (</code>). Contoh:

code html

<!DOCTYPE HTMl>
    <html>
        <head>
            <title>Tag code html</title>
        </head>
    <body>
    <p>Berikut adalah contoh penulisan tag b, i dan u: .</p>
    <code>
&lt;b&gt;Teks...&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;<br />
&lt;i&gt;Teks...&lt;/i&gt; &lt;br /&gt;<br />
&lt;u&gt;Teks...&lt;/u&gt;
    </code>
<p>'Teks' Anda ganti dengan teks sebenarnya.</p>

    </body>
</html>


Tampilan di browser Firefox:


Tag code mendukung di semua browser populer. Jadi, Anda tidak perlu menggunakan tag ini untuk halaman web Anda.

Anda juga bisa mengganti jenis font tag code jika dibutuhkan, juga style-nya seperti font-size (ukuran font), font-style (normal, italic), dan nama font dalam css. Misalnya mengganti font default (monospace) menjadi georgia.

codeedit.html

<!DOCTYPE HTMl>
    <html>
        <head>
            <title>Tag code html</title>
            <style type="text/css">
            code{
            font-family: georgia;
            font-size: 13px;
            font-style: italic;
            }
            </style

        </head>
    <body>
    <p>Berikut adalah contoh penulisan tag b, i dan u:</p>
    <code>
&lt;b&gt;Teks...&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;<br />
&lt;i&gt;Teks...&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;<br />
&lt;u&gt;Teks...&lt;/u&gt;
    </code>
    <p>'Teks' Anda ganti dengan teks sebenarnya.</p>
    </body>
</html>


Hasil tampilan.

^Baca juga tag: Tag <datalist> untuk menampilkan data interaktif.

Referensi tulisan:
  1. <code>; ditulis oleh: Tim MDN (Mozilla Developer Network), developer.mozilla.org, diakses 07 Oktober 2014.
    About MDN by Mozilla Contributors is licensed under CC-BY-SA 2.5.

Tuesday, September 30, 2014

Tag base HTML

Tag <base> alamat dasar dari halaman web. Satu halaman web hanya punya satu tag <base>. Tag base diletakkan dalam tag <head>. Contohnya alamat dasar webnya: http://www.tipspengetahuan.com maka jika di dalam ada alamat url di tag body <a href="populer.html">Populer</a>, maka jika diklik Populer, urlnya berubah menjadi: http://www.tipspengetahuan.com/populer.html.

Tetapi jika url di tag body tidak ingin dipengaruhi oleh tag base, Anda dapat menuliskan urlnya secara lengkap, dengan kata lain sertakan dengan http. Misalnya Anda ingin menulis url di tag body yang terhubung ke situs lain, misalnya: detik.com. Maka penulisan urlnya: <a href="http://detik.com">Link ke detik.com</a>. Mak url Link ke detik.com tidak menjadi http://www.tipspengetahuan.com/detik.com, tetapi menjadi http://detik.com.

Tag base ditulis dengan


Contoh penulisan:

base.html

<!DOCTYPE HTMl>
    <html>
        <head>
            <title>Tag base html</title>
            <base href="http://www.tipspengetahuan.com/">
<!--Jika ingin dibuka dalam tab baru, tambahkan
            atribut target="_blank" seperti berikut:
            <base target="_blank" href="http://www.tipspengetahuan.com/">
            -->

        </head>
    <body>
    <a href="populer.html">Populer</a>
    <br />
    <a href="http://detik.com">Link ke detik.com</a>
    </body>
</html>

Tampilan:


 ^Baca juga: Tag <bdo> HTML.
Referensi tulisan:
  1. <base>; ditulis oleh: Tim MDN (Mozilla Developer Network), mozilla.developer.org, diakses 01 Oktober 2014.
    About MDN by Mozilla Contributors is licensed under CC-BY-SA 2.5.
  2. base; ditulis oleh: Tim W3 (Word Wide Web), w3.org, diakses 01 Oktober 2014.

Sunday, September 21, 2014

Tag address HTML5

Tag <address> HTML5 merupakan tag yang digunakan untuk menuliskan kontak halaman web. Di dalam tag address webmaster bisa menginformasikan kontak yang bisa dihubungi seperti alamat situs, email, nomor telpon, jalan dan alamat lainnya.

Teks yang ada di dalam tag address akan otomatis ditampilkan dengan style miring. Penulisannya dimulai tag pembuka (<address>) dan tag penutup (</address>). Normalnya tag address diletakkan paling bawah sebelum penutup tag body. Tag address didukung browser Chrome, Firefox, Internet Explorer, Opera, Safari dan mungkin juga browser lain.

Contoh: address.html

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Tag adress HTML5</title>
        <body>

<div id="header"><h2>Ini header</h2>bla..bla..bla..</div>
<div id="content"><h2>Ini content</h2>bla..bla..bla...
<br />
.......
<br />
.......
</div>
<br />
<br />
<br />
 <address>
        <b>Hubungi kami</b> <br />
        Hi, jika Anda ingin menghubungi mengetahui siapa pemilik blog ini, silahkan klik <a href="http://www.tipspengetahuuan.com/about.html">www.tipspengetahuan.com</a>.<br>
        Jika Anda ingin chat langsung, silakan via <a href="http://facebook.com/erwinsaleh.siregar">Facebook</a>.<br>
        Anda juga bisa menghungi:<br>
        Alamat:.....<br>
        No hp:....<br>
        Twitter: @tipstahu<br>
        Google+:....<br>
        </address>
    </body>
</html>


Tampilan di browser Firefox:


^Baca juga: Tag <map> dan <area> HTML untuk pemetaan gambar.

Referensi tulisan:
  1. <address>; ditulis oleh: Tim MDN (Mozilla Developer Network), developer.mozilla.org, diakses 22 September 2014.
About MDN by Mozilla Contributors is licensed under CC-BY-SA 2.5.

Wednesday, September 17, 2014

Tag yang Sering Digunakan Untuk Edit Teks

Ketika para penulis seperti blogger hendak mempublish artikel, terlebih dahulu memeriksa ejaan, tanda baca, tebal-miring-garis bawah, menambahkan daftar dan edit lainnya agar bisa dibaca dan dipahami jelas pengunjung web.

Ketika Anda tidak mendapatkan editor, seperti ketika menulis artikel di blog, Anda dapat secara manual menuliskan tag untuk mengedit teks, misalnya tag <b> untuk menebalkan huruf, tag <i> untuk membuat tulisan miring, dan tag <u> untuk tulisan bergaris bawah.

Berikut ulasan tag yang mungkin sering digunakan ketika mengedit teks:
- Tag <b>: Contoh: Apel, Mangga, Anggur. Sintax: <b>Apel</b>, <b>Mangga</b>, <b>Anggur</b> 

- Tag <i>: Contoh: Merah, Kuning, Hijau. Sintax: <i>Merah</i>, <i>Kuning</i>, <i>Hijau</i>.

- Tag <u>: Contoh: Dilarang membuka Facebook ketika sedang bekerja di kantor. Sintax: <u>Dilarang membuka Facebook ketika sedang bekerja di kantor.</u> 

- Tag <strike>: Contoh: Harga: Rp 100.00 > Rp 60.000. Sintax: Harga: <strike>Rp 100.00</strike> &gt; Rp 60.000.

- Tag <sup>: Contoh: Lebar tanah 500m2. Sintax: Lebar tanah 500m<sup>2</sup>.

- Tag <sub>: Contoh: Rumus kimia oksigen: O2. Sintax: Rumus kimia oksigen: O<sub>2</sub>.

- Tag <blockquote>: Contoh:
Cara terbaik meraih impian adalah memulainya dengan tindakan.
Sintax: <blockquote>
Cara terbaik meraih impian adalah memulainya dengan tindakan.</blockquote>


- Memberikan link pada teks, bisa dipelajari di sini.
- Membuat daftar, bisa dipelajari di sini.
- Memberikan tag heading, bisa dipelajari di sini.
- Membuat tabel, pelajari di sini.

^Baca juga: Tag <abbr> HTML.

Sunday, September 14, 2014

Form pada HTML

Setelah Anda memahami input type pada artikel sebelumnya, selanjutnya belajar memahami form pada html. Form digunakan untuk mengontrol elemen-elemen form yang berisi informasi dan di kirim ke web server. Contoh sederhananya, ketika Anda login, Anda mengisikan username dan password. Ketika Anda klik Login (Masuk), username dan password dikirimkan ke web server melalui bantuan kode PHP. Data login Anda tadi ditampung dan dikirim melalui form.

Tag form memiliki beberapa atribut yaitu;
- method, yaitu cara informasi dikirimkan ke server. Terdiri dari dua; post dan get. Metode post; data yang dikirimkan mengikut (tergabung) dalam form. Metode get; data yang dikirimkan dipisahkan dengan tanda ? dan & serta data yang terkirim ditampilkan di address bar browser.

Lihat perbedaannya: Misalnya ada form yang meminta 2 data, username dan password. Untuk memproses kedua data ini dibutuhkan file php bernama check.php. Jika memakai metode post, maka url dibrowser menjadi namawebsite.com/check.php. Dan bila memakai metode get, maka url di browser menjadi namawebsite.com/check.php?username=nama&pass=password.

Sehingga, metode post cocok digunakan untuk data-data yang bersifat rahasia seperti username dan password, data yang dikirimkan tidak ditampilkan di address bar browser. Sedangkan untuk proses data yang tidak rahasia, gunakan metode get. Misalnya untuk mengedit artikel.

- action, yaitu url (alamat) file php yang akan menjadi eksekutor pemrosesan data-data yang dikirimkan. Dalam contoh di atas, yaitu check.php

- enctype, mengindikasikan jenis data yang dikirimkan ke web server. Terdiri tiga macam; application/x-www-form-urlencoded, ini merupakan nilai default dari enctype form (standar). Kedua, multipart/form-data, ini digunakan jika form diizinkan untuk mengupload file (seperti dokumen dan gambar).

- target, yaitu bagaimana perilaku browser ketika form melakukan pemrosesan. Apakah di muat dalam tab baru pada browser atau masih di halaman yang sama. Nilai defaultnya _self (di halaman yang sama). Jika ingin dimuat dalam tab baru, gunakan _blank.

Tag form diawali dengan <form> dan diakhiri dengan </form>.  Berikut contoh penulisan form dalam file html: method.html dengan file aksinya proses.php. Untuk memastikan proses.php bekerja, Anda butuh web server seperti Wamp, Xamp, atau AppServ yang terinstal di laptop Anda dan letakkan file method.html dan proses.php di folder WWW.

method.html

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Belajar form html</title>
            <!-- Css ini hanya tambahan, hanya untuk mempercantik tampilan
            elemen form, tidak menjadi syarat.
            -->
            <style type="text/css">
            body{background-color:#F5F5F5;font-family:georgia, tahoma;}
            input{border:1px solid #BFBFBF;padding:6px;margin-bottom:5px;}
            input.sz{width:300px;}
            input:focus{border:1px solid #000;}
            .bt{padding:6px;font-weight:bold;-moz-border-radius:2px;
            -webkit-border-radius:2px;border-radius:2px;border:1px solid #2D6066;
            width:100px;background-color:#03B9D0;color:#fff;
            }
            .bt:hover{
            background-color :#02AABF;-webkit-box-shadow: 0 0 1px rgba(0,0,0, .75);
            -moz-box-shadow: 0 0 1px rgba(0,0,0, .75);
            box-shadow: 0 0 1px rgba(0,0,0, .75);
            border:1px solid #2E3131;
            }
            textarea{width:500px;height:300px;font-family:Tahoma, Verdana; font-size:12px;}
            </style>
        </head>
    <body>
 <form action="proses.php" method="post" enctype="
application/x-www-form-urlencoded" target="_self">
<table>
<tr>
    <td>Username</td>
    <td>
    <input type="text" maxlength="40" name="nama" class="sz" />
    </td>
</tr>
<tr>
    <td>Password</td>
    <td>
    <input type="password" maxlength="20" class="sz" name="mypass" />
    </td>
</tr>
<tr>
    <td>&nbsp;</td>
    <td>
    <input type="submit" value="Login" class="bt"/>
    </td>
</tr>
</table>
   </form>
   </body>
</html>


proses.php

<?php
$username=$_POST["nama"];
$pass=$_POST["mypass"];
echo "Ini nama Anda: $username<br />
    Ini password Anda: $pass
    ";
?>


Galeri:

 Simpan file method.html dan proses.php di folder www.

Akses method.html dari localhost (nama host ketika menginstal web server).

Setelak di klik tombol Login, akses proses.php dan tampilkan hasilnya.

Coba ganti dengan metode get.
Hasilnya, data login (username dan password) 'dibawa' lewat url di address bar.

Thursday, September 11, 2014

Input Type HTML

Sebelum belajar <form> di html, perlu mengenal cara membuat komponen-komponen yang ada pada form, seperti kotak isian (text box), submit, button, checkbox, radio, password, file, reset dan lainnya. Ini adalah beberapa komponen yang diletakkan dalam suatu form. Jadi, sebelum membuat form, tahap awal yaitu mempalajari bagaimana cara membuat komponen itu, yang disebut dengan input type pada html.

- Text
Type text digunakan untuk membentuk kotak isian.

- Submit
Type submit digunakan untuk membuat tombol submit pada form (tombol ekesekusi) yang ditargetkan pada action.

-Button
Type button digunakan untuk membuat tombol tetapi defaultnya tidak ada aksi, kecuali jika memang diberikan seperti melalui javascript dengan parameter id. Berbede dengan submit yang khusus untuk eksekusi.

- Checkbox
Type checkbox digunakan untuk memilih pilihan dengan memberi tanda centang. Pilihan boleh lebih dari satu. Jika ingin membuat pilihan terpilih secara default, beri nilai checked.

-Radio
Type radio mirip dengan checkbox dar segi fungsi, tetapi berbeda dalam tampilan, dan hanya satu pilihan yang dapat dipilih dalam satu waktu.

- Password
Type password digunakan untuk membuat teks isian dalam bentuk password (bulat-bulat hitam), ketika teks dimasukkan ke dalamnya.

- File
Type file digunakan untuk upload file dokumen (gambar, file, video).

- Reset
Type reset digunakan untuk membatalkan (mereset) form, mengembalikan keadaan form seperti semula.

-Hidden
Type hidden digunakan untuk membuat suatu elemen yang tidak tampak tetapi ada, nilainya akan dikirimkan ke server (via php).

Elemen penting lain form adalah <textarea>, meskipun bukan tergolong ke dalam input type - tetapi berdiri sendiri. Textarea digunakan untuk membuat teks isian, tempat menulis isi artikel jika dijelaskan lebih sederhana, sedangkan text isian biasa - untuk judul artikel. Lebih gamblangnya seperti itu.

Elemen kedua adalah <select> untuk membuat daftar pilihan secara vertikal. Hanya satu pilihan yang dapat dipilih dalam satu waktu.

Dari penjabaran di atas, berikut penulisannya dalam kode html. input.html:

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Input type html</title>
            <!-- Css ini hanya tambahan, hanya untuk mempercantik tampilan
            elemen form, tidak menjadi syarat.
            -->
            <style type="text/css">
            body{background-color:#F5F5F5;}
            input{border:1px solid #BFBFBF;padding:6px;margin-bottom:5px;}
            input.sz{width:300px;}
            input:focus{border:1px solid #000;}
            .bt{padding:6px;font-weight:bold;-moz-border-radius:2px;
            -webkit-border-radius:2px;border-radius:2px;border:1px solid #2D6066;
            width:100px;background-color:#03B9D0;color:#fff;
            }
            .bt:hover{
            background-color :#02AABF;-webkit-box-shadow: 0 0 1px rgba(0,0,0, .75);
            -moz-box-shadow: 0 0 1px rgba(0,0,0, .75);
            box-shadow: 0 0 1px rgba(0,0,0, .75);
            border:1px solid #2E3131;
            }
            textarea{width:500px;height:300px;font-family:Tahoma, Verdana; font-size:12px;}
            </style>
        </head>
    <body>
    <form>
    <!-- text-->
    <input type="text" maxlength="40" name="nama" class="sz" />
    <br />
    <!-- submit-->
    <input type="submit" value="Simpan" class="bt"/>
    <br />
    <!-- button-->
    <input type="button" value="Go" class="bt"/>
    <br />
    <!-- checkbox-->
    <input type="checkbox" name="pisang" value="Pisang" checked> Pisang
    <input type="checkbox" name="apel" value="Apel"> Apel
    <input type="checkbox" name="melon" value="Melon"> Melon
    <input type="checkbox" name="Pir" value="Melon" checked> Pir

    <br />
    <!-- radio-->
    <input type="radio" name="radio1" value="Pisang" checked> Pisang
    <input type="radio" name="radio1" value="Apel"> Apel
    <input type="radio" name="radio1" value="Melon"> Melon
    <input type="radio" name="radio1" value="Melon"> Pir

    <br />
    <!-- password-->
    <input type="password" maxlength="20" class="sz" name="mypass" />
    <br />
    <!-- file-->
    <input type="file" name="fileU" class="sz" />
    <br />
    <!-- file-->
    <input type="reset" value="Batalkan" class="bt"/>
    <br />
    <!-- hidden-->
    <input type="hidden" value="123dh3298ag3" name="idunik"/>
    <br />
    <!-- texarea-->
    <textarea name="txtarea"></textarea>
    <br />
    <!-- select-->
    <select name="pilih">
    <option value="arsenal">Arsenal</option>
    <option value="chelsea">Chelsea</option>
    <option value="mu">Manchester United</option>
    <option value="lvpool">Liverpool</option>

    <br />
    <br />
    </select>
    </form>
    </body>
</html>


Keterangan: Penambahan atribut class digunakan untuk memanggil css, bukan bagian dari input type.

Tampilan input type.

^Baca juga: Membuat form dengan tag <form>.

Referensi tulisan:
  1. <input>; ditulis oleh: Tim MDN (Mozilla Developer Network), developer.mozilla.org, diakses 11 September 2014.
About MDN by Mozilla Contributors is licensed under CC-BY-SA 2.5.

Monday, September 8, 2014

IFrame pada HTML

IFrame (Inline Frame) merupakan teknik semat dalam bingkai (frame). Dengan iframe, Anda tidak harus mengetikkan url (link) pada address bar browser, tetapi cukup menuliskannya pada atribut src pada tag iframe. Tag iframe menampilkan objek seperti situs, video, gambar di dalam sebuah halaman web, yang disematkan di antara tag <body> dan tag </body>.

Tipspengetahuan.com ditampilkan dalam iframe.
Ada beberapa atribut tag <iframe> yang umum digunakan:
- src yaitu alamat (url) yang ditampilkan dalam iframe
- width digunakan untuk menentukan lebar iframe (dalam px/piksel)
- height digunakan untuk menentukan tinggi iframe (dalam px/piksel)
- frameborder mengatur border iframe (dalam angka di mulai 0/tidak ada border)
 Catatan: urutan penulisan atribut tidak ada urutan, boleh dimulai dari mana saja; misalnya dari height dulu kemudian src.

Contohnya seperti berikut: iframe.html

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Testing iframe</title>
        </head>
    <body>
        <h3>Iframe tipspengetahuan.com</h3>
        <iframe height="300px"
        src="http://tipspengetahuan.com"
        frameborder="0"
        width="600px"></iframe>

    </body>
</html>
 

Iframe video (embedded video) dari YouTube
Video yang ada di Youtube bisa Anda buat dalam iframe dan ditonton dari halaman web Anda. Dari menu Share pada video yang sedang ditonton, pilih Embed dan copy srcript yang ada di kotak teks:

Iframe embed video dari YouTube.

Selanjutnya Anda tuliskan dalam file html, iframeytube.html:

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Testing iframe dari Youtube</title>
        </head>
    <body>
        <h3>Contoh Bacaan Ijab Kabul Pernikahan </h3>
        <iframe width="420px" height="315px"
        src="//www.youtube.com/embed/VXU5raThoZQ"
        frameborder="0" allowfullscreen></iframe>

    </body>
</html>

Iframe video YouTube.

Iframe gambar dari Photobucket
File gambar juga bisa Anda tampilkan dalam iframe dengan menuliskan alamat gambar pada atribut src. Contohnya gambariframe.html:

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Testing iframe dari Photobucket</title>
        </head>
    <body>
        <h3>Kucing imut lagi tidur</h3>
        <iframe width="600px" height="500px"
        src="http://i794.photobucket.com/albums/yy228/jade95_2010/CUTENESS/206110120_j95.jpg"
        frameborder="0" allowfullscreen></iframe>

    </body>
</html>

Iframe file gambar dari Photobucket.

Catatan: Semua contoh-contoh di atas akan bekerja jika terkoneksi dengan internet.

^Baca juga: Belajar menggunakan input type HTMl untuk membuat beberapa kontrol.

Thursday, September 4, 2014

Layout pada HTML

Setiap website mempunyai layout (tata letak). Ada beberapa bagian layout, mulai dari yang paling sederhana sampai pada tingkat paling kompleks. Setidaknya ada tiga bagian layout yang harus ada, pertama bagian header, content, dan footer. Alangkah lebih baik lagi ditambah dengan menu navigasi, baik posisinya di kiri atau kanan.

Layout header berisi informasi tentang logo dan menu utama yang mencakup halaman-halaman inti web. Content berisi informasi baik berupa teks, foto, video yang akan disajikan kepada pengunjung. Footer  berisi informasi pendukung website, seperti menu tentang kami, privacy policy, disclaimer, contact. Sedangkan menu navigasi kiri atau kanan merupakan menu pembantu; baik untuk artikel terkait dari artikel yang sedang dibaca, topik terkait, terbaru, terpopuler, dan tag populer.

 Contoh layout header

Contoh 1; logo dan menu utama (detik.com)

Contoh 2; logo dan menu utama (okezone.com)

Contoh layout content
Contoh layout 1; layout konten republika.co.id

 Contoh layout 2; layout konten okezone.com

Contoh menu navigasi
Contoh menu navigasi (kiri) untuk berita terkait (detik.com).


Contoh menu navigasi (kiri) untuk berita terkini dan terpopuler (republika.co.id).

 Navigasi kanan dengan di isi tag terkini (merdeka.com).

Contoh layout footer
Menu footer merdeka.com
Menu footer liputan6.com
Menu footer detik.com
Contoh-contoh layout di atas hanya untuk referensi atau gambaran saja, Anda tidak disuruh membuat persis sama. Apalagi menconteknya secara penuh, tentu menimbulkan citra buruk, kurang kreativitas. Tidak ada aturan wajib dalam membuat layout, Anda boleh berkreasi sebagus mungkin, asalkan desain tetap konsisten, mudah di navigasi dan tidak membingungkan pengunjung.

Perhatikan dalam membuat warna link, warna link harus berbeda dengan warna tulisan artikel, agar tidak membingungkan pengunjung dalam membedakan mana link mana tulisan biasa. Ukuran logo tidak terlalu besar dan tidak pula terlalu kecil, size-nya seminimal mungkin. Jangan mencamtumkan link (url) yang belum terhubung (belum ada halamannya), karena membuat kecewa pengunjung. Untuk layout konten gunakan warna latar putih, sedangkan menu navigasi, header, footer boleh warna lain, asalkan huruf (teks) bisa dibaca dengan jelas.
Gunakan huruf (font) standar; yang muda dibaca, seperti Tahoma, Verdana, Times New Roman. Ukuran huruf jangan terlalu kecil dan tidak pula terlalu besar, normalnya 14px.

^Baca juga: Menggunakan tag <iframe> untuk video, web dan gambar.

Tuesday, September 2, 2014

Tag UL dan OL pada HTML

Untuk membuat daftar pada html, maka digunakan tag UL atau tag OL. UL artinya daftar tak berurut, sedangkan OL daftar berurutan. Tidak berurut berarti icon setiap isi daftar hanya ditandai icon disc (default), circle dan square. Sedangkan berurutan isi daftar diurutkan dengan penomoran angka, huruf abjad dan penomoran huruf roman.

Tag UL dan OL menandakan permulaan pembuatan daftar, sedangkan tag LI untuk mengisi item-item pada daftar. Tag ul (<ul>) ditutup dengan penutup tag ul juga (</ul>) dan tag ol (<ol>) juga ditutup dengan tag ol (</ol>).

Contoh daftar tak berurutan:
ul.html
<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Membuat daftar dengan UL</title>
        </head>
    <body>
    <ul style="list-style-type:disc">
        <li>Apel</li>
        <li>Anggur</li>
        <li>Strawberry</li>
    </ul>
    <ul style="list-style-type:circle">
        <li>Apel</li>
        <li>Anggur</li>
        <li>Strawberry</li>
    </ul>
    <ul style="list-style-type:square">
        <li>Apel</li>
        <li>Anggur</li>
        <li>Strawberry</li>
    </ul>
    </body>
</html>


Contoh penggunaan tag UL.

Contoh daftar berurutan
Untuk daftar berurutan terdiri dari angka, huruf abjad dan huruf roman, yang dituliskan dalam bentuk type. Type 1 untuk penomoran angka (default), Type A; penomoran dengan abjad dengan huruf kapital, Type a; penomoran dengan abjad dengan huruf kecil, Type I untuk penomoran huruf roman kapital dan Type i untuk penomoran huruf roman dengan huruf kecil.

Contohnya: ol.html
<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Membuat daftar dengan OL</title>
        </head>
    <body>
    <ol type="1">
        <li>Apel</li>
        <li>Anggur</li>
        <li>Strawberry</li>
    </ol>
    <ol type="A">
        <li>Apel</li>
        <li>Anggur</li>
        <li>Strawberry</li>
    </ol>
    <ol type="a">
        <li>Apel</li>
        <li>Anggur</li>
        <li>Strawberry</li>
    </ol>
    <ol type="I">
        <li>Apel</li>
        <li>Anggur</li>
        <li>Strawberry</li>
    </ol>
    <ol type="i">
        <li>Apel</li>
        <li>Anggur</li>
        <li>Strawberry</li>
    </ol>
    </body>
</html>


Penggunaan tag OL.

Kombinasi UL dan OL
Tag UL dan OL juga bisa dikombinasikan, Anda bisa bereksperimen semaunya asalkan tetap tidak lupa menutup tag-tag yang telah dibuka di awal, misalnya seperti contoh dibawah (ulol.html):

<!DOCTYPE HTML>
    <html>
        <head>
            <title>Membuat daftar kombinasi UL dan OL</title>
        </head>
    <body>
    <ol style="list-style-type:square">
        <li>Apel
            <ol type="1">
                <li>Apel Merah</li>
                <li>Apel putih</li>
            </ol>
        </li>
        <li>Anggur
            <ol type="a">
                <li>Anggur merah</li>
                <li>Anggur hijau</li>
            </ol>
        </li>
        <li>Strawberry
            <ol type="i">
                <li>Strawberry matang</li>
                <li>Strawberry muda</li>
            </ol>
        </li>
    </ol>
    </body>
</html>


Tag UL dan OL dikombinasikan.